Tips Menghilangkan Kebiasaan Berkata “Eu,,,,”

Oleh Muhamad Saepuloh

Dalam membawakan suatu acara seorang MC/public speaker pantang membunyikan kata Eu,,,di hadapan audience. Ada beberapa tips yang bisa Anda coba bila Anda memiliki kebiasaan membunyikan kata Eu,,,. Berikut 4 Tips menghilangkan kebiasaan Euu,,,:

1. Tutup mulut saat kebingungan a dan jangan biarkan bunyi Eu,,keluar dari mulut Anda. Lebih baik diam daripada bersuara tapi tidak bermakna. Selama masa diam Anda berfikir cepat untuk menyampaikan informasi yang ingin disampaikan.

2. Membuat konsep improvisasi MC sebelum hari H atau sebelum acara dimulai. Usahakan improvisasi Anda terkonsep, terencana, dan jangan suka pengennya dadakan pas tampil. Sehebat apapun seorang MC/public speaker pastinya ia sudah membuat konsep sebelum tampil baik simpel maupun terinci, itu tergantung Anda sendiri. Jika ingin terinci usahakan tulis konsep dengan detail tetapi jika dianggap gambaran besarnya sudah cukup, ya udah gak usah terlalu detail.

3. Selalu membawa catatan saat naik ke paanggung. Sangat penting catatan acara ini bagi seorang MC/public speaker, jangan karena sudah sering tampil Anda menjadi terlalu PeDhe sehingga tak pernah membawa catatan saat naik panggung atau meninggalkan catatan Anda di kursi. Malah bila perlu Anda boleh menuliskan kata-kata yang ingin diucapkan pada catatan Anda saat mau tampil. Hal ini ditujukan supaya saat Anda kehabisan kata2 Anda masih bisa lihat catatan. Tapi jangan keseringan pastinya, hanya digunakan saat Anda memang tak tahu harus berkata apa lagi.

4. Berlatih untuk tidak mengucapkan kata “EU,,,Eem,,apa yah,,??”. Saat Anda ngobrol dengan teman, biasanya / public speaker yang suka bilang Eu,,,dsb itu karena kebiasaanya saat ngobrol atau bercerita suka tidak mau disela orang lain sehingga saat bingung atau lupa suka diisi dengan kata2 yang tidak penting. Misalnya pas lagi ngobrol, “eh tahu gak tadi di pasar ada yang jualan,,,,,?? Apa sih namanya,,,,euh,,,apa itu namanya,,,”. Ya ampun, sampai gak mau disela orang lain, bela-belaiin ngucapinnya beberapa kali. Saran saya, saat Anda lupa dengan kata yang ingin Anda ucapkan, usahakan untuk berfikir cepat dan mengunci mulut Anda untuk tidak membunyikan kata Eu,,,dan sebagainya.

Semoga bermanfaat. Salam sukses.

Tipe MC yang Dibenci Audience

Oleh Muhamad Saepuloh

Jangan sangka bahwa audience hanya fokus kepada penampilan pengisi acara saja, karena ada sebagian audience yang sengaja memfokuskan dirinya untuk mengoreksi performance si MC.. Nah ternyata ada 8 hal yang paling dibenci audience dari MC yang tidak baik, yaitu sebagai berikut:

1. MC yang ngaret alias datang telat. Al hasil acara berantakan total karena udah gak sempet koordinasi dengan seksi acara, belum cek sound plus cek mik, juga penonton udah nungguin dari tadi. Oalah,,,jangan sampe deh. Pokoknya kalo bisa MC harus yang pertama datang ke tempat acara. Dijamin MC yang datang early alias tanginas akan mampu membawakan acara dengan santai dan kalem.

2. Terbata-bata dalam bicara sehingga apa yang dikatakannya tidak dimengerti oleh audience. Gak tahu karena nervous alias gugup, atau emang udah bawaan dari lahir. Saran saya jika emang udah gagap dari lahir, cobalah latih kegagapan Anda sebagai suatu kreativitas sehingga kegagapan Anda menjadi suatu nilai tambah karena mampu menghibur audience.

3. Sering membunyikan kata eu,,eu,,,apa yah,,,??? Gubrak deh,,,. Sebaiknya jika lupa dengan satu kata yang sudah Anda hafal, coba cari kata lain yang bisa menggantinya tapi tetap kena sasaran dan sopan. Biasanya audience suka menghitung berapa kali si MC membunyikan kata EUMM,,, atau EUU,,. Pokoknya jangan sampai Anda mendapat julukan Si Tukang Masuk Angin yang Baru Dikerok karena kebanyakan kata EUU,,,,,,

4. Mengulang-ulang kata-kata yang telah diucapkan, padahal satu kali pun audience sudah mengerti. Biasanya karena MC merasa gak yakin informasi tadi sampai ke telinga audience dengan jelas, atau karena mungkin miknya yang sering mati hidup mati hidup,,,. Usahakan untuk menyampaikan informasi hanya satu kali saja dan bila memang miknya yang bermasalah, selalu cek sound sistem dan koordinasikan dengan seksi peralatan sebelum acara dimulai.

5. Terlalu banyak improvisasi sehingga pembicaraan melebar dan audience menjadi sebel dengan omongan si MC. Ya pastinya audience selalu menginginkan seorang MC bicaranya simpel dan langsung kepada inti karena audience sudah tak sabar untuk menyaksikan penampilan selanjutnya, tapi jika memang perlu untuk berimprovisasi cobalah improvisasi dengan pembicaraan yang menarik dan tidak monoton alias membosankan.

6. Terlalu over dalam gerakan tangan,wajah,kepala dan anggota tubuh lainnya sehingga terkesan kurang profesional. Seorang MC memang perlu menggunakan tangan, mimik wajah, dan gerakan kepala dalam membawakan acara . Tapi apa jadinya jika terlalu over, sudah pasti audience menjadi kurang perhatian kepada MC dan kesan positif dari audience menjadi semakin berkurang.

7. Terlalu Kaku. Ya jangan juga, terlalu fokus kepada teks hanya akan membuat Anda menjadi gugup dan tidak bebas dalam berimprovisasi. Tanpa seni gerak tubuh, MC serasa tidak hidup sehingga acara menjadi kurang menarik untuk disimak.

8. MC yang gak update wawasan, seperti: “barusan adalah penampilan angklung cantik yang seperti kita tahu angklung mulai populer sejak tahun 80an”,,,??GubraKkk deh,,,lebih spesifik lagi bisa gak sih,,,trus juga jangan sok tahu padahal omongannya omong kosong,,,,. So, solusi terbaiknya adalah sering-sering nonton berita, sering sharing info sama temen2, dan yang paling penting mesti banyak baca pastinya. OK.

Semoga 8 hal diatas bukan tipe diri Anda.

Semoga bermanfaat. Salam sukses.

Menjadikan Kekurangan Sebagai Kelebihan

Oleh Muhamad Saepuloh

Ada 3 hal yang biasanya dibenci tetapi bisa menjadi nilai tambah bagi seorang public speaker bahkan menjadi suatu anugrah Tuhan yang tak ternilai harganya, 3 hal tersebut diantaranya:

1. Bawel. Biasanya Anda suka tidak nyaman saat mengobrol dengan orang yang bawel alias hiperaktif dalam berbicara. Tetapi jika Anda memanagenya dengan baik, kekurangan tadi malah menjadi nilai tambah lho. Soalnya orang bawel biasanya gak gugup saat berbicara dan haus akan pengetahuan sehingga banyak nanya dan al hasil banyak pengetahuan pastinya. Saran untuk Anda, gunakan sifat bawel tersebut saat Anda memang memerlukan untuk berbicara tapi belajar tutup mulut saat orang lain bercerita dan membuka telinga saat orang lain memberi ilmu.

2. Narsis. Biasanya orang yang lebay punya sifat narsis yang tinggi. Tingkah lakunya yang mengundang perhatian orang secara tidak langsung menumbuhkan jiwa entertain dalam dirinya. Apabila diasah dengan baik, sifat narsis ini bisa membentuk karakter yang kuat sebagai public speaker yang humoris. Bersyukurlah bagi Anda yang narsis! Manfaatkanlah ke jalan yang benar, supaya mendapat keridhoan Tuhan.

3. Memilki Fisik Yang Tak Biasa. Misalnya memiliki wajah yang tak ganteng, tidak cantik, gigi tongos, wajah berjerawat, kulit hitam, perut buncit, badan pendek dan sebagainya. Sebenarnya hal-hal tersebut bukan sebuah halangan untuk menjadi seorang public speaker yang hebat. Coba Anda tengok para artis ternama saat ini, orang punya wajah cantik atau berparas ganteng masih kalah popularitasnya sama presenter-presenter yang berwajah pas-pasan. Kita perlu banyak belajar dari kisah perjuangan Mas Tukul, Olga Syahputra, Aziz gagap, Narzi, Oky Lukman, Ruben Onsu , Daus, Adul , Komeng, Sule, Ucok baba, dan presenter lainnya. Kenapa mereka mampu menjadi seorang public speaker yang hebat? Alasannya apa? Jelas lah bahwa Alloh Maha Adil. Alloh memberikan manusia kekurangan. Tapi dibalik kekurangan itu ada banyak kelebihan yang perlu dieksplor oleh tiap manusia. Anda memiliki kekurangan tetapi Anda harus mampu menutupi kekurangan itu dengan kemapuan yang Anda miliki.

Untuk mengetahui siapa diri Anda, Coba tanya sahabat terdekat Anda bagaiamana pandangannya tentang diri Anda, apa saja kekurangan dan kelebihan Anda. Orang yang telah sukses sudah pasti tidak lepas dari kata belajar, belajar, dan belajar. Sudah barang tentu banyak kritik, saran, dan masukan2 yang disampaikan dari orang lain dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang dengan cara halus bahkan ada yang disampaikan dengan cara kasar seperti menghujat, menghina dan sebagainya. Jadikan semua itu sebagai suatu cambukan bagi Anda supaya Anda menjadi kuat dan terus berjuang dalam mencapai cita-cita Anda menjadi seorang public speaker yang hebat. Tiada lain diniatkan untuk mendapat Ridha Ilahi dalam menunaikan kewajiban Anda untuk menuntut ilmu tanpa batas ruang & usia dan ikut serta membangun republik tercinta.

Semoga bermanfaat. Salam sukses.

Pantangan Bagi Seorang Public Speaker

Oleh Muhamad Saepuloh

Ada 4 Hal yang harus dihindari oleh seorang MC/ public speaker:

1. Selalu menunduk saat membawakan acara. Uwalah, jangan sampai ada seorang public speaker yang kaya gini donk. Biasanya ini disebabkan karena belum terbiasa berbicara di hadapan umum.  Solusinya membiasakan berbicara di hadapan cermin alias di hadapan diri kita sendiri kemudian minta teman menyaksikan penampilan kita saat berlatih.

2. Improvisasi dengan tangan secara berlebihan. Kalau bisa hindari juga hal barusan, soalnya hal ini terkesan mengajari audience seperti kesan seorang guru mengajari siswa SD. Akibatnya nilai kesopanan berkurang dan audience akan merasa tidak dihormati sehingga pandangan negatif akan muncul.

3. Menggunakan kata-kata yang tidak baku dalam acara formal. Terkadang ada seorang public speaker yang keceplosan memakai kata-kata yang  tidak berdasarakan EYD, ini diakibatkan dari ketidakfokusan dalam membawakan acara dan kurang kosa kata. Solusinya, banyak-banyaklah memabaca berita yang memakai bahasa Indonesia sesuai EYD.

4. Terbawa emosi saat kegagduhan terjadi. Ini biasanya terjadi saat MC kehilangan kendali dalam mengatur emosionalnya. Separah apapun keadaan suatu acara usahakan Mc tetap mengendalikan emosi dan mengkondisikan acara kembali tenang dengan menghadirkan suatu penampilan yang menarik untuk disksikan.

Semoga bermanfaat. Salam sukses.

Cara Menghilangkan Nervous

Oleh Muhamad Saepuloh   

Saat mau manggung terkadang suka deg-degan, hati gak karuan, dan pengennya ke WC terus alias kebelet pipis. Padahal kita udah matang banget dalam latihan. Nah, ada 6 Tips supaya gak gugup saat mau tampil:

  1. Pergilah ke WC untuk menghilangkan kebelet pipis.
  2. Berwudhulah. Ini supaya wajah Anda lebih fresh dan hati Anda lebih tenang.
  3. Jika memungkinkan lakukanlah shalat sunah untuk memohon keridhaan Alloh supaya acara ini dilancarkan.
  4. Minum air putih secukupnya. Itu sangat berguna untuk membuat pikiran Anda lebih fresh lagi sehingga ide-ide cemerlang Anda secara tidak langsung akan bermunculan.
  5. Tarik nafas dalam-dalam beberapa kali. Gunanya untuk menghilangkan stress yang ada dalam pikiran Anda.
  6. Anggaplah audience sebagai orang-orang yang sudah biasa Anda kenal dan Anda pun sudah biasa tampil di hadapan mereka.

Semoga 6 Tips diatas bermanfaat. Salam sukses untuk Anda.

Mental Seorang Public Speaker

Oleh Muhamad Saepuloh

Saat pertama kali dituntut untuk menjadi seorang MC di suatu event adalah hal yang tak bisa dilupakan. Bagaimana tidak, saat itu masih belum punya pengalaman apapun dalam bidang public speaking. Tetapi dengan mental kuat kita bisa kok menjadi MC yang baik saat mulai berkarir. Nah, di sini saya mau membeberkan 4 hal penting dalam menumbuhkan mental seorang public speaker:

1. Sering berkomunikasi dengan masyarakat. Bener banget, karena dengan sering berkomunikasi baik ngobrol, diskusi, ataupun sharing kita akan lebih terlatih untuk menuangkan pikiran dan ide kita kepada suatu pembicaraan atau topik yang sedang dibicarakan.

2. Sering membaca menjadi PeDhe. Yupz, kalo saya boleh jujur. Membaca itu penting banget dan banyak gunanya. Seperti halnya membaca koran, majalah, ataupun membaca artikel-artikel di internet, dsb. Banyak ilmu pengetahuan yang akan didapat setelah kita membaca. Al hasil saat kita kehabisan ide dalam membawakan suatu acara, kita bisa mengimprovisasi dengan suatu topik yang lagi booming atau yang lagi hangat dibicarakan.

3. Menguasai Bahasa. Selain Bahasa Inggris, seorang public speaker sangat perlu memahami penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Apalagi jika kita diminta menjadi public speaker di acara formal, yo pastinya jangan sekali pun mengucapkan kata-kata gaul seperti keren banget ya penampilan tadi dan yang lainnya. Juga menguasai kosa kata serapan bahasa asing seperti kata konsolidasi. Dalam KBBI kon·so·li·da·si n artinya perbuatan (hal dsb) memperteguh atau memperkuat (perhubungan, persatuan, dsb), jadi sering-sering baca KBBI deh.

4. Suka M2B. Suka Melihat, Suka Mendengar, dan Suka Bertanya. Melihat atau menyaksikan seorang public speaker ternama saat tampil adalah nilai tambah yang sangat berharga, karena dengannya kita punya gambaran gimana penampilan seorang pubic speaker yang baik. Mendengar pun seperti di radio sangat membantu proses pembelajaran kita. Apalagi, bertanya kepada yang sudah berpengalaman, sudah pasti nambah lagi pengetahuannya. Malu bertanya sesat di jalan tapi jangan malu-maluin saat bertanya.

Semoga bermanfaat. Salam sukses!