Oleh Muhamad Saepuloh

Jangan sangka bahwa audience hanya fokus kepada penampilan pengisi acara saja, karena ada sebagian audience yang sengaja memfokuskan dirinya untuk mengoreksi performance si MC.. Nah ternyata ada 8 hal yang paling dibenci audience dari MC yang tidak baik, yaitu sebagai berikut:

1. MC yang ngaret alias datang telat. Al hasil acara berantakan total karena udah gak sempet koordinasi dengan seksi acara, belum cek sound plus cek mik, juga penonton udah nungguin dari tadi. Oalah,,,jangan sampe deh. Pokoknya kalo bisa MC harus yang pertama datang ke tempat acara. Dijamin MC yang datang early alias tanginas akan mampu membawakan acara dengan santai dan kalem.

2. Terbata-bata dalam bicara sehingga apa yang dikatakannya tidak dimengerti oleh audience. Gak tahu karena nervous alias gugup, atau emang udah bawaan dari lahir. Saran saya jika emang udah gagap dari lahir, cobalah latih kegagapan Anda sebagai suatu kreativitas sehingga kegagapan Anda menjadi suatu nilai tambah karena mampu menghibur audience.

3. Sering membunyikan kata eu,,eu,,,apa yah,,,??? Gubrak deh,,,. Sebaiknya jika lupa dengan satu kata yang sudah Anda hafal, coba cari kata lain yang bisa menggantinya tapi tetap kena sasaran dan sopan. Biasanya audience suka menghitung berapa kali si MC membunyikan kata EUMM,,, atau EUU,,. Pokoknya jangan sampai Anda mendapat julukan Si Tukang Masuk Angin yang Baru Dikerok karena kebanyakan kata EUU,,,,,,

4. Mengulang-ulang kata-kata yang telah diucapkan, padahal satu kali pun audience sudah mengerti. Biasanya karena MC merasa gak yakin informasi tadi sampai ke telinga audience dengan jelas, atau karena mungkin miknya yang sering mati hidup mati hidup,,,. Usahakan untuk menyampaikan informasi hanya satu kali saja dan bila memang miknya yang bermasalah, selalu cek sound sistem dan koordinasikan dengan seksi peralatan sebelum acara dimulai.

5. Terlalu banyak improvisasi sehingga pembicaraan melebar dan audience menjadi sebel dengan omongan si MC. Ya pastinya audience selalu menginginkan seorang MC bicaranya simpel dan langsung kepada inti karena audience sudah tak sabar untuk menyaksikan penampilan selanjutnya, tapi jika memang perlu untuk berimprovisasi cobalah improvisasi dengan pembicaraan yang menarik dan tidak monoton alias membosankan.

6. Terlalu over dalam gerakan tangan,wajah,kepala dan anggota tubuh lainnya sehingga terkesan kurang profesional. Seorang MC memang perlu menggunakan tangan, mimik wajah, dan gerakan kepala dalam membawakan acara . Tapi apa jadinya jika terlalu over, sudah pasti audience menjadi kurang perhatian kepada MC dan kesan positif dari audience menjadi semakin berkurang.

7. Terlalu Kaku. Ya jangan juga, terlalu fokus kepada teks hanya akan membuat Anda menjadi gugup dan tidak bebas dalam berimprovisasi. Tanpa seni gerak tubuh, MC serasa tidak hidup sehingga acara menjadi kurang menarik untuk disimak.

8. MC yang gak update wawasan, seperti: “barusan adalah penampilan angklung cantik yang seperti kita tahu angklung mulai populer sejak tahun 80an”,,,??GubraKkk deh,,,lebih spesifik lagi bisa gak sih,,,trus juga jangan sok tahu padahal omongannya omong kosong,,,,. So, solusi terbaiknya adalah sering-sering nonton berita, sering sharing info sama temen2, dan yang paling penting mesti banyak baca pastinya. OK.

Semoga 8 hal diatas bukan tipe diri Anda.

Semoga bermanfaat. Salam sukses.